Thursday, November 2, 2017

15 Tips Packing yang Perlu Diketahui Semua Traveller

November 02, 2017 0
Pernah mengalami drama saat melakukan packing sebelum bepergian ke suatu tempat? Saatnya untuk mencari tahu 15 tips packing yang perlu diketahui Semua traveller. Dengan mengetahui tips packing paling inti, diharapkan traveler akan terhindar dari drama saat berkemas, mulai dari kesulitan menyeleksi barang bawaan hingga menghindari risiko overload bagasi.


Tips packing umum:


1. Sebisa mungkin, gunakan tas ukuran kabin. Lebih baik jika bisa membawa backpack saja. Semakin kecil tas yang kamu gunakan, semakin kecil risikomu mengalami overload bagasi. Kamu juga akan dipaksa untuk menyeleksi barang bawaan supaya bisa muat dalam tas tersebut, dan akhirnya terbiasa membawa barang-barang penting saja.

2. Buat daftar barang apa saja yang akan dibawa. Fokuslah untuk membawa barang yang penting-penting saja, kecuali jika kamu akan pergi ke daerah pedalaman yang jauh dari mana-mana.

3. Jejerkan seluruh barang yang akan dibawa, dan singkirkan separuhnya.

4. Manfaatkan ziplock, compression bag, maupun travel bag organizer untuk mengemas barang bawaan dengan lebih praktis. Benda-benda tersebut juga membantu memaksimalkan penggunaan ruang dalam tas, serta menjadi wadah kedap air bagi barang bawaan.

5. Bawa toiletries dalam kemasan travel.

6. Hindari membawa banyak barang dengan membeli apa yang bisa dibeli di lokasi traveling.

7. Saat menyiapkan alas kaki yang akan dibawa, cukup membawa dua macam alas kaki: sepatu untuk jalan-jalan dan sandal jepit; kecuali jika Anda akan melakukan kegiatan yang membutuhkan alas kaki khusus, seperti hiking atau menghadiri acara formal.

 

Tips packing pakaian:


1. Jelilah dalam memilih pakaian yang akan dibawa. Utamakan membawa pakaian dengan warna-warna netral yang mudah dipadupadankan sehingga tidak membosankan.

2. Masih bingung memilih baju favorit yang akan dibawa? Utamakan memilih baju yang bahannya ringan, mudah dicuci, tidak mudah kusut, dan cepat kering. Jangan lupa tanyakan lagi apakah Anda betul-betul membutuhkan pakaian itu atau tidak?

3. Tips lainnya untuk menyeleksi pakaian yang akan dibawa: selama apapun Anda bepergian, bawalah pakaian maksimal untuk 7 hari saja. Jangan malas untuk mencuci baju selama traveling.

4. Tetap ingin tampil gaya saat liburan tanpa harus membawa banyak baju? Bawalah beberapa aksesoris seperti kalung dan gelang.

5. Bawa bermacam-macam syal, scarf atau topi untuk mengubah penampilan. Syal dan scarf juga bisa membantu menghangatkan badan, terutama jika kamu mengenakan pakaian tipis dan tidak membawa jaket.

6. Pertimbangkan juga untuk membawa kain pantai atau sarung minimal satu buah. Kain pantai atau sarung bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, mulai dari menutupi pakaian yang terlalu terbuka, hingga menjadi selimut darurat.

7. Jika cuaca tidak terlalu dingin, hindari membawa jaket atau mantel tebal. Lebih baik mengenakan beberapa lapis pakaian dibanding membawa satu jaket tebal.

8. Kemas pakaian dengan cara digulung untuk menghemat tempat.

Selain 15 tips packing yang perlu diketahui semua traveler yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa barang lain yang bisa kamu bawa. Misalnya saja:

1. Jangan lupa juga membawa karet gelang secukupnya. Walau kecil dan terlihat remeh, karet gelang bisa digunakan untuk berbagai hal, mulai dari mengikat beberapa baju menjadi satu sehingga lebih hemat, menjadi karet cadangan untuk mengikat rambut, hingga bermanfaat sebagai alat bantu dalam keadaan darurat.

2. Jangan lupa juga membawa colokan listrik multi tipe, terutama jika kamu bepergian ke negara lain yang menggunakan model colokan berbeda dengan yang biasa ditemukan di Indonesia.

Nah... semudah itu lho kalau mau packing. Sekarang kita di mana mau ke mana? Yuk Gaaas....

Saturday, June 17, 2017

#SelamanyaDJPU: Tips Aman Nyaman di Dalam Pesawat

June 17, 2017 4
H-8 lebaran. Bagi yang punya tradisi mudik, pasti sudah mulai berkemas. Sepakat atau tidak, lebaran memang yang paling ditunggu untuk melepas rindu. Waktu cuti yang panjang,THR, dan kesempatan bertemu hampir seluruh anggota keluarga besar menjadi alasan tradisi ini tetap lestari. Kapan lagi mendapat paket komplit di kampong halaman? Rasa-rasanya, mudik lebaran memang satu-satunya kesempatan yang bisa diambil bagi yang ingin bersilaturahmi secara komolit dalam satu perjalanan. Dan di atas semua itu, kebahagiaan dan ridho bapak ibu membuat saya, kamu dan kita kembali bekerja dengan lebih ringan. Alhamdulillah tahun ini kami sekeluraga akan mudik juga. Perjalanan lebih dari 1000 km tak menyurutkan rencana.


Mudik melalui jalur udara menjadi salah satu alternative yang disukai di Indonesia. Beberapa tahun belakangan ini menjadi pilihan yang lebih digemari. Transportasi darat sedemikan ruwet dan rawan macet. Apalagi jika bepergian ke lain pulau. Meski ada transportasi laut, khusus bagi saya, lebih nyaman via udara. Anggapan ini diamini banyak calon penumpang dan calon pemudik. Makanya tak heran jika H-5 bandara tujuan domestik sudah padat pengunjung. Tahun ini, diperkirakan ada 5,5 juta pemudik yang menggunakan jalur udara melalui 35 bandar udara yang ada di Indonesia. Jumlah itu berdasarkan perkiraan kenaikan jumlah penumpang sebesar 10% dari jumlah pemudik tahun 2016. Makanya, Dinas Perhubungan mengkampanyekan budaya penerbangan yang #SelamatAmanNyaman#Selamanya.

Bagi sahabat yang baru pertama kali naik pesawat terbang, kamu bisa mengikuti tips aman nyaman di dalam pesawat. Mengapa itu penting? Karena behavior kita di dalam pesawat juga andil dalam kenyamanan dan keselamatan penerbangan. Saya pernah membaca berita dari grup #SobatAviasi milik Dirjen Perhubungan Udara atau DJPU, bahwa salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan calon penumpang adalah terlambat check in. Jumlahnya cukup besar. Tak sedikit calon penumpang yang akhirnya ketinggalan pesawat. Saran saya, sebaiknya menjadi anggota komunitas #SobatAviasi atau mengikuti media sosialnya di Facebook dan Instagram. Ada juga lomba #vlogcompetitionDJPU bertema di "Keselamatan, Keamanan, dan Kenyamanan dalam Penerbangan." Ikut yuk....


Kembali ke aneka tips agar bisa aman dan nyaman dalam pesawat, berikut tips dari saya:
1. Pakai baju yang nyaman. Cirinya:
a. longgar
b. celana dan lengan panjang. Boleh juga celana panjang dan jaket.
c. bahan pakaian dari katun atau wol
d. sepatu nyaman tanpa hak. Paling bagus memakai snicker bertali.
e. bawa koper/ransel dengan warna mencolok agar mudah ditemukan.

Baju nyaman tak hanya membuat kita percaya diri, tetapi juga membuat perjalanan lebih nyaman.
2. Pesan tempat duduk di bagian ekor pesawat
3. Jika ingin melihat pemandangan, pesan bagian jendela

Dua tips di atas adalah tips yang paling sering saya dengar. Secara logika memang bisa dipertanggungjawabkan, meski jangan sampai menjadikan alasan batal beli tiket gara-gara keduanya tidak available. Hehehe.... Yakin saja bahwa 2 tips ini adalah bonus. Semua tempat duduk aman dan nyaman.
4. Titipkan bagasi yang berat saat check in, bawa keperluan darurat di tas yang lebih kecil.
5. Jangan berlama-lama menghalangi lorong saat menata tas di loker atas.
6. Bijaklah saat mengatur posisi sandaran duduk, agar tidak mengganggu penumpang lain.


Mengenai lorong bangku dan sandaran bangku. Hmm... kelihatannya sangat sepele, tetapi percayalah, ini sama pentingnya karena image-mu akan turun jika ada yang terganggu dan kamu tak segera menyadarinya. Orang Jawa menyebutnya, tepo sliro.

7. Bacalah kartu keselamaan yang ada di depan
8. Cari pintu darurat terdekat dan hitung berapa jumlah selisih tempat duduk atau jaraknya.
9. Dengarkan baik-baik penjelasan dan instruksi keselamatan dari pramugari
10. Selalu kenakan sabuk pengaman sepanjang waktu
11. Minimalisir kegiatan jalan-jalan di lorong kecuali hendak ke kamar kecil.

Penting sekali untuk memperhatikan 5 detail di atas. Screening cepat untuk mengenal keadaan dalam pesawat. Kebiasaan ini sangat bermanfaat dan hendaknya menjadi kebiasaan. Tak hanya saat naik pesawat terbang, tetapi setiap menaiki transportasi umum, baik darat, laut, maupun udada.

Mengapa kita perlu memahami tentang apa yang sebaiknya kita lakukan di dalam pesawat?
Selain keselamatan seluruh penumpang menjadi fokus bersama, juga demi kenyamanan kita sendiri. Sampai di rumah dengan selamat dan bahagia adalah dambaan semua orang. Alasan paling sederhana dari tips saya, selain keamanan dan kenyamanan diri sendiri, adalah manner atau kesopanan kita dalam bersosialisasi. Kita tentu tak mau dipandang sebagai penumpang urakan, ndeso, atau malah membuat jengkel hanya karena ketidaktahuan. Percayalah, naik pesawat membuat level ganteng dan cantikmu bertambah secara significant.

Mudik naik pesawat, yukkk…

Tuesday, March 7, 2017

Suatu sore di Kompleks Fort Japara XVI di Gunung Loji Jepara

March 07, 2017 0
Suatu sore, di kompleks Fort Japara XVI di Gunung Loji Jepara. Pulang kerja dan bingung mau ke mana? Saat ada fenomena Om Telolet Om, ratusan warga ke area Ngabul untuk mengejar suara bis malam. Ketika sudah reda, Patung 3 Perempuan Ngabul menjadi tempat ngehits menghabiskan sore sambil mendengar suara klakson bis malam tanpa susah-susah membawa tulisan. Sudah pasti mendengar klakson telolet!


Eits... tapi kan itu di area Ngabul... Jika di area Jepara kota? Alun-alun menjadi sasaran. Percaya atau tidak, pedagang kaki lima kembali menjamur tanpa ada yang menertibkan. Mungkin karena semua fokus ke Pilkada Jepara tanggal 15 Februari 2017 nanti. Siapa yang berani menguri-uri pedagang kecil itu? Pastinya takut dianggap tidak pro rakyat.

Psst... di dekat alun-alun ada bangunan baru. Bangunan ini membuat warga Jepara bisa menyaksikan view lanskap Jepara dari atas. Memang belum jadi, sih...  tetapi, melihat tidak adanya material di sekitar bangunan, kemungkinan besar proyek terhenti di tengah jalan. Meski belum jadi, sudah banyak warga yang datang tuk mengabadikan keindahan kota Jepara dari atas. Seperti inilah pemandangan di kompleks Fort Japara XVI tanggal 19 Januari 2017 kemarin. Ternyata kompleks ini tetap ramai di sore hari. Ada yang sekadar duduk, bercengkrama, melihat lanskap Jepara, dan ada beberapa rombongan yang berziarah kubur.

Di mana lokasi gunung Loji Jepara?

Mungkin tak banyak yang tahu nama ini. Loji, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti gedung besar, kantor atau benteng kompeni pada masa penjajahan Belanda. Nah, dekat alun-alun Jepara, ada sebuah bukit kecil dengan ketinggian 85 dpl yang oleh penduduk disebut gunung Loji. Di sini memang pernah dijadikan benteng pertahanan VOC atau kompeni pada abad XVI. Sebagai lokasi sejarah, area ini dijadikan tempat konservasi. Sebuah gerbang dibangun kembali dalam bentuk yang sama, sesuai sket. Juga bangunan-bangunan bergaya belanda lain di 3 arah mata angin, tempat para serdadu VOC melakukan pengawasan terhadap area jajahannya.


Di sekitar benteng, terdapat taman makam Giri Dharma, kompleks pemakaman Islam, Kristen, dan China. Juga terdapat taman aneka buah. Di bawah benteng, terdapat sebuah gua yang oleh warga disebut Gua Jepang.