Wednesday, June 8, 2016

Ikhtiar Obat ISPA dan Penyakit lainnya di Pantai Kartini Jepara

Berjalan kaki ke pantai Kartini di Minggu pagi sangat menyenangkan. Udara segar, jalan beraspal rata dan rekreasi murah di depan mata bisa membuat pejalan kaki bersemangat. Apalagi kita tak sendiri, selalu saja ada teman berjalan kaki pagi-pagi ke sana.




Sesekali, sampailah di pantai Kartini selepas sholat Subuh. Lajukan motormu ke sudut terjauh pantai Kartini. Jika kamu sampai ke pantai yang menyempit dengan banyak kios, itu tandanya kamu sudah sampai. Lihatlah, ada beberapa keluarga yang asyik mandi di sana. Mereka tak sekedar mandi tentu saja, mereka sedang berikhtiar menyembuhkan penyakit: ISPA dan kembangannya, sawan, gatal-gatal dan teman-temannya, atau penyakit yang tidak jelas apa penyebabnya. Hmm.... menarik bukan?

Bukan mengajak syirik, karena tak ada do'a yang dipanjatkan selain pada-Nya. Mereka menyebutnya ikhtiar. Pelakunya pun tak dibatasi agama tertentu. Ini adalah tetombo yang dilakukan oleh mereka yang masih percaya akan khasiat air laut di sekitar batu besar yang saya tunjukkan di atas. Jumlah mereka yang percaya ada obat di sana tak banyak. Sebagian besar berasal dari orang-orang tua di sekitar pantai. Sebagian berasal dari jauh, bahkan luar kota. Maka percaya atau tidak, tentu saja kembali padamu sendiri. Saya hanya ingin mengabarkan keunikan dari Jepara.


Bisa dikatakan, ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut adalah penyakit yang paling sering menyerang anak-anak. penyakit ini sangat menular dan mudah mengenai korban di mana saja, mengingat minimnya kewaspadaan akan bahayanya penyakit ini. Maka tak heran jika mata rantai penyakit ISPA tak pernah putus.

Jepara, seperti halnya kota-kota lain di Indonesia, memiliki jumlah penderita ISPA yang tak sedikit. Penderita yang paling sering dibawa berobat adalah anak-anak. Tenaga medis, terutama dokter anak, dengan sangat mudah memvonis anak yang berobat telah terkena pnemonia atau paru-paru basah. Setidaknya, dari 10 pengantri, delapan diantaranya divonis paru-paru basah dengan atau tanpa alergi. Mungkin karena batuk pilek sulit dienyahkan dari anak-anak, sehingga terus kambuh, mungkin pula karena memang batuk pilek yang tak sembuh-sembuh akan memicu peradangan paru-paru sehingga si anak divonis demikian. Yang saya tahu, ragam penyakit ISPA memang mudah ditemukan di mana saja, termasuk di Jepara. Di beberapa tempat, terutama di sentra finishing dan potongan granit, pnemonia memang mudah ditemukan di paru-paru anak. Setidaknya, itu kesimpulan yang diamini banyak dokter di sini.

Bagaimana? Apakah menurutmu ikhtiar obat ISPA dan penyakit lainnya di pantai Kartini yang mereka lakukan itu sia-sia? Beritahukan pendapatmu, ya?

 ^si

10 comments:

  1. Udara di pesisir pantai memang menjadi terapi pengobatan untuk beberapa penyakit pernafasan, memang sangat dianjurkan, kyknya bukan air lautnya... Tapi udaranya....

    ReplyDelete
  2. Hmmm saya malah batu tahu mba klo ISPA bisa terapi di pantai... jadi ga bisa kasih pendapat.. eh tapi jalan2 di pantai itu memang menyenangkan sih apalagi sore...

    ReplyDelete
  3. Kalo menurutku, terlepas dr kepercayaan ini itu, udara segar dan desahan angin pantai memang merupakan salah satu media terapi yang tak hanya baik bagi penyakit ISPA, tapi dipercaya juga akan baik untuk penyakit lainnya.
    Tak ada salah dengan ikhtiar, sebaiknya memang dicoba. :)
    Mba, batu2nya itu cantik banget. Air lautnya jernih sangat! Wow!

    ReplyDelete
  4. Mungkin krn udara di sekitar pantinya msih segar kali ya mbak? Jdnya ISPA-nya berkurang.

    ReplyDelete
  5. ikhtiar itu memang penting, semoga kita semua terhindar dari penyakit2 berbahaya ya mbak

    ReplyDelete
  6. menurutku sih karena udara di pantai yang sejuuk, apalagi kalo pagi2, bisa juga buat proses penyembuhan suatu penyakit Mba.

    Ahh knapa aku pengen nongkrong di batu pantai Kartini itu yaa xiixix

    ReplyDelete
  7. Iya betul mbak dengan berihtiar kita bisa menemukan sesuatu yang mungkin bisa lebih dari yang kita mau capai sebelumnya.

    ReplyDelete
  8. Wah bisa ke pantai hanya dengan jalan kaki ? dekat dong yah ?

    Hmm mungkin itu memang kepercayaan, tapi percaya atau tidak yang penting ikhtiar tidak ada salahnya. Aku kira tadi itu, minum obat di pantai atau apalah tapi ternyata dari kepercayaan khasiat air disana ya :D

    Uniik.. saya baru denger kisah seperti ini dari jepara

    ReplyDelete
  9. Waah udara segar di pantai yang segar bisa jadi obat ispa juga ya mba.. Aku kangen pantai jadinya.. Kalau ke jepara, ajak aku jalan2 ya mba :)

    ReplyDelete
  10. blm pernah nyoba mandi di sono. paru2ku alhamdulillah baik. udara pantai pagi tuh segerrr

    ReplyDelete